Pada suatu waktu saya pernah menelepon teman saya di surabaya. Dia adalah seorang pengusaha muda, cantik dan juga cerdas. Saya ingin bertanya kepadanya untuk membuka usaha yang sukses,…caranya bagaimana? lalu dia jawab…
“Kalau ingin menjadi pengusaha yang sukses maka sang pengusaha harus terlebih dahulu tahu di mana orang menaruh uangnya”katanya lalu saya menanggapi “ya kalau tidak dibank pasti dirumahnya atau di investasikan ketempat yang lain”
Kemudian dia memberikan penjelasan yang sungguh menarik, dia sungguh cerdas …katanya Semua Orang menaruh uang di hatinya , kemana Hatinya pergi disitulah uangnya berada artinya kalau dia menyukai sesuatu baik itu Rumah, mobil atau pakaian disitulah uangnya akan di belanjakan. Jadi sebagai pengusaha belajar lah untuk meraih hati calon pembeli atau orang yang akan kita ajak untuk kerja sama termasuk orang disekitar kita, karena orang menaruh uang di hatinya jadi kalau kita bisa mendapatkan hatinya maka kita bisa mendapatkan apa yang kita mau seperti bekerjasama dengan orang yang terbaik di bidangnya.
Setahu saya setelah mempelajari kisah-kisah sukses seperti Bill Gates dengan Microsoft nya, Ray Krock (Mc donald), Steve Jobs (Apple ), Asri Tadda (Astamedia ) dan lain-lain. Ditemukan Bahwa tidak ada jurus tertentu untuk menjadi pengusaha sukses. Yang diperlukan adalah keinginan yang sangat kuat disertai tindakan yang tepat lagi konsisten disertai belajar dan terus belajar menjadi lebih baik. Kapan sebaiknya memulai usaha? yaah cara terbaik memulai usaha ialah mulai dari sekarang dengan pertimbangan yang cukup,bukan pertimbangan dan pengetahuan yang mantap.
Sekian banyak orang yang mau memulai usahanya tetapi tidak pernah melangkah sampai saat ini,tentunya dengan berbagai alasan kuat dan benar yang mereka ciptakan sendiri. Biasanya usaha yang saya sebutkan diatas memiliki tingkat efektivitas dan efisiensi yang tinggi dalam memberikan pendapatan. Tetapi sebaiknya memilih usaha yang anda senangi, misalnya anda seorang dokter ahli gizi yang suka makan tetapi anda tidak suka dengan obat-obatan maka tidak perlu membuka toko obat untuk memulai usaha,,, bisa saja anda membuka warung makan yang ada standar gizinya anda ciptakan sendiri, tidak ada alasan untuk tidak membuka usaha, siapapun dan apapun profesinya pasti bisa.
Berikutnyaperlu diketahui bahwa definisi kita tentang tujuan perusahaan harus di perbaiki, seingat saya semenjak SMP sampai saat ini dibangku kuliah Dosen saya memberikan definisi yang kurang tepat ” Tujuan Perusahaan adalah memperoleh Laba” padahal seringkali pada seminar-seminar yang saya hadiri berkata “Tujuan perusahaan adalah memperoleh laba dengan cara memberi banyak manfaat ke sebanyak mungkin orang yang kita mampu” cobalah anda renungkan perbedaannya.
Berikut tiga keterampilan yang penting untuk dikuasai untuk menjadi pengusaha:
1. Piawai menjual
2. Piawai dalam berhubungan dengan Manusia dan Memimpin
3. Piawai mengelola Uang
Kalau anda tidak memiliki ketiga keterampilan diatas maka cukup 2 saja bahkan 1 saja walaupun tidak memilki sama sekali itu sudah keterlaluan. Tapi jangan putus asa karena anda bisa memakai orang lain….ini rumusnya…
Kalau anda sedang berada dalam kesulitan selalu pakai lima bentuk pertanyaan ini:
1. Why….
2. Who….
3. When….
4. Where…
5. How…..
Yakinlah Anda akan mendapatkan yang anda mau ketika memberikan yang orang lain inginkan.
Pertengahan bulan oktober saya akan membahas lebih detail mengenai cara memilih karyawan atau merekrutnya dan cara yang tepat memecat karyawan.
All the best
Anwar















